Sejarah Laminine

Ekstrak Putih Telur (9 hari) Memulihkan Ratusan Pasien Kanker!

 

Dr.-John-Ralston-DavidsonCikal bakal Product Bertechnology Stem Cell “LAMININE” telah dimulai sejak penemuannya lebih dari 80 tahun yang lampau. Tepatnya pada tahun 1929, Dr. John Ralston Davidson, seorang dokter terkenal berkebangsaan Kanada mendapat sebuah Berkat melalui penemuan hebatnya.

Dr. Davidson yang menjabat sebagai Associate Professor pada Fakultas Kedokteran di University of Manitoba, Winnipeg, menemukan ekstrak dari putih telur ayam yang subur dalam sebuah inkubator sebagai sumber obat yang sangat mujarab.

Dr. Davidson menggunakan ekstrak tersebut untuk membantu pemulihan para pasiennya. Dan hasilnya sangat luar biasa. Para pasien penderita penyakit kanker dan berbagai penyakit lainnya, mendapat perbaikan kondisi kesehatan setelah menerima suntikan ekstrak putih telur ayam yang telah dibuahi tersebut.

Hingga akhirnya pada tahun 1943, hasil penemuan dan penelitian Dr. John R. Davidson dikemukakan pada Kongres Kedokteran: “Third International Cancer Conference” di Amerika Serikat. Namun pada saat itu para peneliti dan dunia kedokteran masih belum mengenal yang namanya “STEM CELL”.

Para llmuwan di dunia terus berlomba meneliti dan mengungkap misteri keajaiban dibalik“Extract Telur Ajaib” tersebut. Namun hanya satu Dokter peneliti di dunia yang berhasil, yaitu : Dr. Bjodne Eskeland (Norwegia). Dr. Eskeland mendapatkan bahwa ekstrak putih telur dari telur ayam yang tepat berusia sembilan hari pada masa inkubasi, memiliki semua elemen untuk membentuk kehidupan, yaitu: Asam Amino, Fibroblast Growth Factor (FGF) dan kandungan nutrisi yang paling tinggi dan paling lengkap sehingga memungkinkan embrio telur menjadi makhluk hidup.

Dr.-Bjodne-EskelandDr. Bjodne Eskeland menghabiskan hampir separuh dari hidup professionalnya untuk meneliti keajaiban telur di Norwegia. Setelah bekerja keras selama puluhan tahun, akhirnya Dr. Bjodne Eskeland berhasil menyempurnakan prosedur ekstraksi tersebut dan melakukan berbagai Studi Klinis dan Uji Klinis. Dia menyebutnya dengan nama : Young Tissue Extract (YTE).

Hingga akhirnya, penemuan spektakuler Dr. Eskeland ini DIBELI SECARA EXCLUSIVE oleh sebuah Perusahaan Farmasi Besar di Amerika Serikat, yaitu : LifePharm Inc, USA untuk diproduksi dengan technology tinggi dan dipasarkan di seluruh dunia untuk kesehatan umat manusia. LifePharm mematenkannya dengan Brand Product : “LAMININE”. Komposisi Paten yang Sempurna dari Product “LAMININE” diformulasikan secara khusus dengan kombinasi antara: Fertilized Avian Egg Extract, Marine Protein dan Phyto Protein.

LAMININE-1

Dengan komposisi sempurna yang saling bersinergi secara optimal ini, menjadikan Product “LAMININE” sangat berkualitas dan memberi manfaat yang sangat maksimal bagi manusia untuk:
a. Kesehatan Optimal (Promotive)
b. Pencegahan Penyakit (Preventive)
c. Therapy/Self Healing (Curative)
d. Anti Penuaan Dini (AntiAging)

TECHNOLOGY TINGGI BERSTANDAR FARMASI

Telur yang digunakan berasal dari telur yang sudah dibuahi dari peternakan ayam yang dipelihara secara khusus dalam Standart Organic dan Bebas Hormone di Norwegia, yang merupakan salah satu dari sedikit Negara di dunia yang steril dari penyakit unggas dan bebas kuman Salmonella. Telur tersebut dipanen pada hari ke-9 pada masa inkubasi tepat disaat memasuki fase “stadium pra-embrio”. Saat memasuki stadium ini, berbagai substansi biologis aktif (faktor pembentuk kehidupan), mencapai konsentrasi terbaiknya. Substansi biologis tersebut merupakan fraksi protein yang diambil pada stadium paling tepat, yaitu pada “stadium pra-embrio”.

Lalu diolah dengan tekhnologi ekstraksi (Hi-Tech Extraction) dengan metode pemrosesan“Frezee Dried” untuk menjaga seluruh komponen ajaibnya tidak rusak dan kehilangan kealamiannya. Setelah itu dilanjutkan dengan penggabungan komposisi antara : Fertilized Avian Egg Extract, Marine Protein dan Phyto Protein di laboratorium khusus. Hingga akhirnya, Product Bertechnology Stem Cell “LAMININE” diproduksi menggunakan Technology Canggih Berstandar Farmasi di bawah pengawasan Super Ketat dari Team R&D oleh para Dokter Ahli di bidang Stem Cell yang diketuai oleh Dr. Kim Gebrosky, MD (Generasi Penerus Dr. Eskeland).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!